Berikut Tata Cara Tayamun Sesuai Sunah

  • September 18, 2021

Sebelum melaksanakan sholat, wajib hukumnya untuk berwudhu terlebih dahulu. Maka dari itu, memahami tata cara wudhu yang baik dan benar menjadi suatu keharusan bagi setiap Muslim.

Wudhu sendiri merupakan bentuk penyucian diri dari hadas kecil sebelum melaksanakan sholat dengan menggunakan air. Secara syariat wudhu menempati posisi terpenting dalam ibadah.

Bahkan sah atau tidaknya suatu ibadah, terutama sholat sangat tergantung dari wudhunya. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk mengerti tentang tata cara wudhu yang benar.

Namun, dalam kondisi tertentu kita bisa bersuci untuk sholat menggunakan debu yang suci atau yang disebut dengan tayamum. Hal ini dijelaskan oleh Allah subhana wa ta’a di dalam Al Quran.

Allah subhana wa ta’ala berfirman :

Artinya : “Apabila kalian sakit atau sedang dalam bepergian (safar) atau salah seorang dari kalian datang dari tempat buang air besar (selesai buang hajat) atau kalian menyentuh wanita (jima’) sedangkan kalian tidak mendapatkan air, maka bertayamumlah  dengan tanah/debu yang baik (sui), (dengan cara) usapkanlah debu itu ke wajah dan tangan kalian. Allah tidak menginginkan untuk menjadikan keberatan atas kalian di dalam menjalankan syariat agama ini, akan tetapi  Allah ingin menyucikan kalian dan menyempurnakan nikmat-Nya atas kalian. Semoga dengan begitu kalian mau bersyukur.” (QS. Al-Maidah : 6).

Tata Cara Tayamum

Ingin Sholat Tidak Ada Air, Ini Bacaan Niat dan Tata Cara Tayamum yang  Benar - Halaman 2 - Tribunkaltim.co
source gambar : kaltim.tribunnews.com

Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Dari Abdurrahman bin Abza ia berkata : Ammar berkata kepada Umar, “Aku bergulingan (di atas pasir) lalu menemui Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam. Maka beliau pun bersabda : “Cukup bagimu (mengusap debu) pada muka dan kedua telapak tangan.” (HR. Bukhari).

Nah, untuk mengetahui tata cara tayamum selengkapnya, berikut penjelasannya :

  • Yang pertama adalah membaca niat tayamum. Adapun lafaznya adalah sebagai berikut :

Nawaitu tayammuma liistibaahati sholati lillahi ta’ala

Artinya : “Saya berniat tayamum agar diperbolehkan sholat karena Allah Ta’ala.”

  • Lalu basuh wajah dengan menggunakan tangan secara  bergantian. Dimana, tangan kanan membasuh wajah sebelah kiri, dan tangan kiri membasuh wajah sebelah kanan.
  • Membasuh kedua tangan hingga siku. Membasuh tangan harus dilakukan secara bergantian. Tangan kanan membasuh tangan kiri, sebaliknya dan tangan kiri membasuh tangan kanan.
  • Dilakukan secara tertib dan berurutan. Jadi, bertayamum harus dilakukan berurutan dari rukun yang pertama hingga selanjutnya. Selain itu, tidak boleh dibalik membasuh keduan tangan lalu wajah.

Doa Setelah Tayamum

Doa setelah tayamum sebenarnya tidak berbeda dengan doa setelah whudu dalam kondisi normal menggunakan air. Adapun lafaz doanya adalah sebagai berikut :

“Asyhadu allaa ilaaha illallaah, wahdahu laa syariika lahu, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa Rasuuluhu. Allahummaj’alnii minat tawwabiina, waj’alnii minal mutathahiriina waj’alnii min ‘ibadikash shalihiina. Subhaanakallohumma wa bihamdika, asyhadu alla ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik”

Artinya : “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu hamba dan utusan-Nya. Ya Allah! Jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertobat dan jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci dan jadikanlah aku bagian dari hamba-hamba-Mu yang sholeh. Maha suci Engkau, ya Allah dengan kebaikan-Mu, aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Engkau, dan dengan kebaikan-Mu, aku memohon ampun dan bertaubat pada-Mu.”

Mungkin itu saja artikel kali ini tentang tata cara tayamum sesuai sunah. Semoga artikel ini ada guna dan manfaatnya.

Ferdian

E-mail : admin@faktawisata.my.id

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*