Mutiara dan Lingkungan-Penggunaan Budidaya Mutiara Dengan Produk

  • August 1, 2021

Mutiara dan Lingkungan-Penggunaan Budidaya Mutiara Dengan Produk

Zhuji, Kota Mutiara, menghasilkan sekitar 2.000 ton mutiara setiap tahun, yang membentuk sekitar 75% dari produksi mutiara budidaya di seluruh dunia. Lebih dari 1.200 ton di antaranya adalah mutiara bermutu rendah. Meskipun beberapa digunakan dalam perhiasan mutiara fashion kelas bawah, masih banyak mutiara yang tersisa jual beli jam tangan branded second. Dengan perkembangan teknologi baru, penggunaan inovatif untuk mutiara bermutu rendah ini ditemukan setiap tahun.

Daging dan cangkang tiram juga dimanfaatkan dengan baik, dan kadang-kadang, seseorang datang dengan ide baru. Berikut adalah beberapa aplikasi yang harus Anda ketahui, baik yang baru maupun yang lama.

SEBUAH LAMPU DARI MASA LALU

Sekitar seribu tahun yang lalu, orang Choctaw, suku asli Amerika, menyukai daging kerang dan tiram. Mereka tidak membiarkan apa pun sia-sia, dan memiliki banyak kegunaan untuk cangkang tiram:

Kerang digunakan dalam pembuatan tembikar. Kerang pertama kali dibakar pada suhu tinggi selama berhari-hari. Setelah itu, mereka dengan mudah dihancurkan menjadi serpihan kecil yang ditambahkan ke tanah liat tembikar. Tembikar cenderung tidak pecah atau melengkung selama tahap pemanggangan saat potongan kulit ditambahkan, dan produk akhirnya jauh lebih kuat daripada tanpanya.

Banyak cangkang diubah menjadi alat. Yang terbesar dan paling tebal digunakan sebagai alat pertukangan kayu untuk menghilangkan kulit pohon dan untuk melubangi kayu lunak saat membuat kano. Mereka juga membuat alat gali untuk pekerjaan pertanian. Sebuah lubang dibuat di cangkang, dan pegangan kayu melekat padanya.

Tepi cangkang yang lebih rata dibulatkan dan digunakan sebagai sendok.

Kemampuan membuat perhiasan dari cangkang tiram adalah keterampilan yang sangat berharga.

SUMBER MAKANAN

Hanya dari bernapas, sapi dan babi melepaskan karbon dioksida ke atmosfer, limbah mereka mencemari persediaan air, dan mereka mengambil banyak lahan untuk merumput. Inilah salah satu alasan mengapa semakin banyak orang beralih ke pola makan vegetarian. Tetapi jika Anda menyukai daging Anda, ada alternatif yang baik – daging kerang dan tiram. Mereka lezat, sumber protein yang baik, dan bertani mereka bahkan baik untuk lingkungan.

Cangkang tiram dan kerang terbuat dari kalsium karbonat, yang menyerap karbon dioksida, nitrogen, dan fosfor dari lingkungan sekitarnya. Makhluk-makhluk ini tidak perlu diberi makan, karena mereka menyaring plankton dan nutrisi mikroskopis lainnya dari air tempat mereka tinggal. Tidak seperti hewan lain yang dibesarkan untuk menyediakan daging bagi kita, tiram dan kerang tidak perlu diberi antibiotik agar tetap sehat saat tumbuh, yang berarti mereka adalah sumber daging bebas antibiotik yang lebih baik untuk kesehatan kita.

Ferdian

E-mail : admin@faktawisata.my.id

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*